Contact us: (+971 4) 2278544 Email : itpc.dubai@kemendag.go.id

Zona Kepabeanan

May 28, 2018

Tergantung dari tujuannya, zona bea cukai di UAE dapat diklasifikasikan menjadi dua zona yaitu Zona Bea Cukai Umum dan Zona Perdagangan Bebas. Terdapat beberapa faktor pembeda terhadap barang-barang yang masuk ke salah satu zona tersebut. Secara umum, barang-barang yang ditujukan untuk Zona Bea Cukai Umum tunduk pada kewajiban berdasarkan GCC Common Customs Law. Sementara barang yang ditujukan untuk Zona Perdagangan Bebas dibebaskan dari bea masuk. Terdapat sekitar tiga puluh tujuh Zona Perdagangan Bebas yang tersebar di negara ini. Untuk barang yang ditujukan langsung ke zona kepabeanan umum di UAE atau ke Zona Perdagangan Bebas yang diperuntukan untuk dijual di pasar UAE dan/atau barang yang di re-ekspor ke Negara-negara GCC, dikenakan tarif bea impor sesuai GCC Common Customs Law.

Berdasarkan hal tersebut, pengiriman barang dimungkinkan dari satu negara anggota ke negara anggota GCC lainnya tanpa dikenakan bea masuk lagi pada saat barang tersebut tiba di wilayah kepabeanan negara anggota lain. Meskipun demikian, Deklarasi Statistik Ekspor yang diterima oleh negara anggota GCC tempat barang transit, harus disertakan dan harus dilegalisir oleh pihak kepabeanan tempat barang transit dengan “Makasa Stamp” (mekanisme set-off) pada saat barang masuk ke wilayah kepabeanan anggota GCC lainnya yang menjadi tujuan akhir barang tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari pembayaran bea masuk lagi pada saat barang tiba di negara tujuan akhir pengiriman. Dokumen pernyataan “Import to Local from GCC” diperlukan untuk jenis pengiriman ini.

Barang yang diimpor ke Zona Perdagangan Bebas dibebaskan dari kewajiban bea masuk. Selain itu, re-ekspor dari Zona Perdagangan Bebas UAE ke tujuan pasar ketiga di luar zona kepabeanan GCC juga dibebaskan dari kewajiban apapun. Namun demikian, deposit atau jaminan dari bank yang setara dengan jumlah tarif yang berlaku pada barang harus dijaminkan sebagai pengganti bea masuk. Untuk prosedur ini, dokumen pernyataan yang dibutuhkan adalah “Import for Re-Export to Local from ROW”. Dokumen ini hanya diperlukan untuk pengiriman barang yang memiliki nilai lebih tinggi dari AED 20.000 atau sekitar USD 5500 dengan pengecualian terhadap barang-barang berjenis kendaraan.

Tidak ada ketentuan bebas bea yang mengatur masuknya barang-barang komponen atau suku cadang mesin pabrik. Meskipun demikian, dikarenakan biaya bea masuk untuk jenis barang tersebut terbilang rendah, hal ini tidak menjadi hambatan besar bagi industri manufaktur di negara ini. Secara umum, impor barang ke UAE untuk tujuan re-ekspor dalam waktu enam bulan dibebaskan dari bea masuk. Meskipun demikian, pihak bea cukai UAE memerlukan deposit atau pengajuan jaminan bank selama barang tersebut berada di wilayah kepabeanan UAE. Deposit atau garansi bank tersebut akan dikembalikan atau dikeluarkan oleh otoritas bea cukai UAE setelah barang sudah di re-ekspor. Setiap barang yang berada di wilayah kepabeanan UAE lebih dari enam bulan akan dikenakan tarif cukai sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Al Masraf Tower 4th Floor Office No. 403
Baniyas Road, Deira Dubai - United Arab
Emirates Postal Address PO. Box 41664
(+971 4) 2278544